Pasir, laut, sore

Kubiarkan jiwaku menari-nari bebas diringi nyanyian debur ombak tanpa jeda. Ke hadapannya kubiarkan ia berteriak. Ke pelukannya kubaurkan semua rasa. Hela nafas yang kencang kala kuberlari di tepian pantai, bersamanya kuuraikan semua kata yang terpendam. Tanpa suara aku akan tetap berlagu. Percik-percik air membasuh sepi.

Pasir, laut, dan sore. Tiga elemen dalam satu kesatuan orkesra paling merdu.



posted from Bloggeroid

0 Komentar untuk "Pasir, laut, sore"

persalinan paling cepat, dan ilham dari amplop

Alhamdulillah. Tanggal 29 januari 2026, saya melahirkan anak ke lima saya. Seorang putra dengan berat 2,9 kg, pada jam 9 pagi.  Ini adalah p...

Back To Top